Manfaatkan Teknologi dan Jagal Lokal, Masjid Al-Amin Pasekan Ukir Sejarah Sembelih 14 Sapi dan 32 Kambing Secara Mandiri
Sleman, – Masjid Al-Amin Pasekan sukses menyelenggarakan ibadah penyembelihan hewan qurban secara mandiri pada Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Pada tahun ini, panitia berhasil menghimpun dan mengelola hewan qurban dalam jumlah besar, yakni sebanyak 14 ekor sapi dan 32 ekor kambing. Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Masjid Al-Amin berkat berbagai terobosan inovatif dan modernisasi manajemen pelaksanaan qurban Mengusung tema "Qurban dari Hati untuk Menggapai Ridho Illahi," pelaksanaan qurban tahun ini sepenuhnya mengandalkan potensi internal warga dan pemuda setempat.
Ketua Panitia Qurban, Agus Amin Syaifuddin, mengungkapkan bahwa kunci utama kesuksesan agenda besar ini adalah adanya rasa optimisme dan sinergi yang apik antara takmir, masyarakat, pemuda, serta para pemangku wilayah di Pasekan Lor dan Pasekan Kidul.
"Optimisme tersebut kami barengi dengan persiapan yang matang sejak jauh hari. Mulai dari pelatihan intensif bagi para petugas, penataan tata ruang infrastruktur qurban, hingga pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai. Selain itu, inovasi paling krusial tahun ini adalah penggunaan aplikasi 'Qurban Flow' untuk memonitor seluruh tahapan pelaksanaan qurban secara real-time dengan melibatkan energi para pemuda," ujar Agus Amin.
Pemanfaatan teknologi ini terbukti memangkas waktu kerja secara signifikan dan menjaga ritme kerja panitia tetap efektif. Berdasarkan data akurat yang dirilis langsung melalui aplikasi Qurban Flow, tercatat performa kerja tim lapangan sebagai berikut Hewan Qurban Kambing (32 Ekor): Proses penyembelihan dimulai pukul 08.08 WIB dan seluruhnya selesai dipotong serta dikuliti (kelet) pada pukul 11.16 WIB. Hanya dalam waktu 3 jam 8 menit, 32 ekor kambing berhasil ditangani secara tuntas oleh 4 orang jagal. Hewan Qurban Sapi (14 Ekor): Proses penyembelihan hingga selesai dikuliti berhasil diselesaikan dalam kurun waktu sekitar 6 jam saja dengan mengandalkan 2 orang jagal.
Secara keseluruhan, total daging yang dihasilkan mencapai 2.247,1 Kg dan seluruhnya telah didistribusikan secara merata kepada warga pada hari yang sama.
Ketua Takmir Masjid Al-Amin, Riandi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini. "Nothing is impossible—tidak ada yang mustahil selama kita yakin dan mau berusaha, pasti bisa. Hari ini hal itu terbukti. Dengan jumlah hewan qurban yang cukup banyak, semua proses selesai dengan cepat dan tepat. Dari sisi kualitas, daging yang diberikan sangat bagus, dan dari sisi kuantitas, jumlah daging yang dibagikan ke warga mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun lalu," tuturnya penuh syukur.
Kebahagiaan dan rasa bangga juga diungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, Heru Setiadi. Ia menyebut pencapaian ini sebagai sebuah catatan sejarah baru bagi lingkungan Pasekan "Ini adalah sejarah di Al-Amin Pasekan. Kita dapat menyembelih seluruh hewan qurban pada hari raya pertama, dan luar biasanya, semua jagal berasal dari masyarakat kita sendiri. Ini sangat membanggakan dan harus kita syukuri bersama," pungkas Heru.
Dengan kesuksesan ini, Masjid Al-Amin Pasekan tidak hanya berhasil menjalankan syariat ibadah dengan khidmat, tetapi juga membuktikan bahwa manajemen qurban berbasis komunitas yang dipadukan dengan teknologi mampu menciptakan pelayanan umat yang profesional, cepat, transparan dan berkwalitas. (AAS)