Logo
Masjid Al-Amin Pasekan
Makmur Masjidnya, Sejahtera Jamaahnya, Maju Masyarakatnya
image

SLEMAN – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan ibadah qurban yang lebih higienis, syar’i, dan profesional, Takmir Masjid Al-Amin Pasekan mengumumkan rencana pembentukan JagalMU Pasekan. Tim jagal ini nantinya akan resmi terintegrasi ke dalam jaringan Jagal Muhammadiyah (JagalMU) yang telah eksis di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Selain berfokus pada teknis penyembelihan, pembentukan JagalMU Pasekan juga diorientasikan sebagai sarana dakwah kontemporer yang menyasar masyarakat umum serta generasi muda. Melalui lembaga ini, masjid berkomitmen untuk memberikan edukasi berkelanjutan mengenai tata cara penyembelihan yang halal sesuai syariat serta bagaimana memperlakukan hewan qurban dengan baik


Kolaborasi Lintas Generasi dan Kompetensi

Ketua Takmir Masjid Al-Amin, Riandi, menegaskan bahwa struktur kepengurusan JagalMU Pasekan akan dirancang secara inklusif dengan mempertemukan berbagai potensi yang ada di masyarakat "Tim JagalMU nantinya akan diisi oleh kombinasi tim lintas generasi, kompetensi, dan wilayah. Tentu di dalam tim ini harus ada yang paham fikihnya, paham syariatnya, serta memiliki semangat untuk berjuang bersama-sama dalam jalan dakwah," ujar Riandi. Lebih lanjut, Riandi juga menekankan pentingnya kontribusi Pemuda dalam struktur ini. "Generasi muda, khususnya dari wilayah Pasekan Lor dan Pasekan Kidul, juga harus terlibat aktif dalam JagalMU nantinya. Karena ini adalah momentum bagi mereka untuk belajar sekaligus berkontribusi nyata," tambahnya


Dukungan Penuh dari Generasi Muda

Rencana pelembagaan ini mendapat sambutan hangat dari elemen pemuda setempat. Bangkit Candra Prayoga, salah satu pemuda yang terlibat langsung sebagai tim jagal pada Idul Qurban 1447 H lalu, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas langkah progresif yang diambil oleh takmir masjid. "Saya sangat bangga pernah menjadi bagian dari tim jagal kemarin dan sangat menyambut baik pelembagaan jagal ini. Harapannya, ke depan JagalMU Pasekan bisa berjalan lebih terstruktur dan menjadi ladang pahala buat semua yang tergabung di dalamnya," ujar Bangkit


Fasilitas Masjid Mendekati RPH

Dari sisi kesiapan infrastruktur, Masjid Al-Amin dinilai telah memiliki modal yang sangat kuat. Heru Setiadi, Koordinator Bidang Pemeliharaan Aset dan Renovasi Masjid Al-Amin, menegaskan bahwa sarana dan prasarana penunjang di masjid saat ini sudah berada dalam kondisi yang sangat memadai "Kita sudah memiliki berbagai alat potong yang berstandar. Bahkan, lokasi pemotongan hewan pun sudah mendekati standar Rumah Potong Hewan (RPH)," jelas Heru.

Ia menambahkan bahwa takmir akan terus melakukan penyempurnaan fasilitas demi mencapai standarisasi penuh. "ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Target kita, jika nanti dilakukan sertifikasi RPH, insyaAllah kita bisa memenuhinya," imbuhnya optimis.

Dengan hadirnya JagalMU Pasekan yang didukung oleh kolaborasi lintas generasi dan fasilitas yang representatif, Masjid Al-Amin diharapkan mampu menjadi pelopor manajemen qurban yang modern, syar'i, dan profesional di wilayahnya.